Mitos atau Fakta Rumah Tusuk Sate Menjadi Pembawa Sial? –  Rumahku adalah istanaku. Rumah adalah tempat untuk beristirahat dan berlindung. Namun, dengan perkembangannya, rumah saat ini melebihi semua itu. Ia kini di anggap berharga bagi dirinya dan keberadaan keluarganya. Bagi kebanyakan orang, rumah adalah simbol kesuksesan. Semakin besar dan mewah rumahnya, semakin sukses penghuninya. Di sisi lain, rumah sebagai simbol kesuksesan tidak terlalu dapat di terapkan dalam kehidupan masyarakat modern. Sekarang, tidak semua orang mengira rumah impian mereka adalah rumah mewah bertingkat tinggi. Mereka suka memiliki rumah minimalis, praktis dan sederhana.

 

6 Tips Renovasi Rumah Anti-Overbudgeting

Faktor dalam memilih rumah untuk ditinggali

Ketika mempertimbangkan untuk membangun atau mencari rumah, ada banyak faktor yang perlu di pertimbangkan. Seringkali, hal pertama yang muncul adalah pertanyaan tentang desain dan seperti apa rumah itu di masa depan. Faktor lainnya adalah soal lokasi, dimana rumah tersebut nantinya akan di bangun. Tentu saja orang akan cenderung memilih lokasi yang strategis. Meski umumnya lebih mahal, lokasi rumah di pusat kota atau dekat pusat kota menjadi pilihan mayoritas. Selain strategis, mereka yang tidak memiliki kendaraan pribadi umumnya akan memilih lokasi rumah yang transportasinya sering mudah. Ada juga yang lebih memilih daerah yang tenang dan pemukiman yang agak jauh dari kota. Dengan alasan untuk menghindari kebisingan atau gangguan lainnya, itu juga merupakan ciri umum dari calon pemilik. Kawasan suburban atau kawasan suburban juga lebih di minati, terutama dari segi harga yang bisa lebih murah di bandingkan rumah di dalam kota.

 

Source : https://properti.kompas.com/read/2020/07/06/141621521/rumah-tusuk-sate-dianggap-sial-mitos-atau-fakta-ini-penjelasannya?page=all

Rumah tusuk sate

Lokasi rumah bisa bermacam-macam, tetapi ada satu tempat yang umumnya di hindari masyarakat, yaitu rumah tusuk sate. Rumah tusuk sate adalah rumah berada di depan jalan yang hanya melintang satu garis lurus atau terletak di tengah persimpangan jalan. Kebanyakan orang akan menolak untuk memilih rumah dengan posisi tusuk sate karena beberapa alasan.

 

Fakta rumah tusuk sate

Hal ini erat kaitannya dengan mitos tempat tersebut. Dikisahkan bahwa rumah tusuk sate bisa mendatangkan malapetaka bagi penghuninya, seperti membuat penghuninya sakit atau menimbulkan perselisihan hubungan dalam keluarga. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika rumah di lokasi ini seringkali lebih murah daripada di tempat lain. Tetapi apakah rumah tusuk sate ini bisa membawa sial atau hanya mitos belaka? Beriktu penjelasannya :

 

1. Rumah tusuk sate menurut tradisi Jawa

Menurut adat Jawa, rumah tusuk sate dapat menyebabkan kerugian yang tak terduga dan nasib buruk bagi penghuninya. Rumah tusuk sate ini di anggap sebagai tempat berkumpulnya energi negatif, sehingga menjadi tempat berkumpulnya makhluk gaib. Akibatnya, penghuni rumah akan terus-menerus di ganggu oleh makhluk tak kasat mata ini. Konon mereka akan sering mengalami hal-hal aneh yang terjadi.

 

Source : https://irrasistible.wordpress.com/2011/07/25/warna-warni-feng-shui/

2. Rumah tusuk sate menurut Feng Shui

Feng Shui juga tidak menganjurkan menempati rumah tusuk sate sebagai tempat tinggal. Sama halnya menurut adat Jawa, rumah tusuk sate menurut feng shui di anggap sebagai tempat berkumpulnya energi negatif. Namun, feng shui memiliki argumen yang sedikit lebih logis. Mereka menilai bangunan berdasarkan kondisi iklim dan lingkungan, dan rumah ini di anggap memiliki aliran chi yang kuat. Meski begitu, itu semua tergantung pada kua atau angka keberuntungan seseorang.

Dalam feng shui, ada tiga angka KUA yaitu kuat (2, 5, 9), lemah (1, 6, 8) dan sedang (3 dan 7). Menurut ahli feng shui, jika orang dengan nomor KUA terlalu kuat, mereka harus tinggal di rumah. Sebaliknya, mereka yang memiliki angka kua dalam kategori lemah harus menghindari rumah tusuk sate ini.Dan bagi yang memiliki angka sedang, baik buruknya tergantung keberuntungan masing-masing.

Namun, meski kua Anda rendah, bukan berarti Anda tidak bisa tinggal di rumah tersebut. Anda dapat menyiasatinya dengan memperlambat aliran chi. Sebagai trik, Anda dapat mengubah posisi pintu masuk yang sebelumnya menghadap jalan ke kiri atau ke kanan. Kedua, Anda juga bisa membuat taman depan dengan pepohonan yang rindang dan rindang. Hal ini di lakukan untuk mengurangi energi negatif sekaligus menyaring debu dari jalanan.

 

3. Brochette House menurut ajaran Islam

Sementara itu, dalam ajaran Islam, tidak ada pernyataan tegas yang melarang atau membolehkan orang tinggal di rumah tusuk sate. Islam mengajarkan umatnya untuk tidak percaya pada takhayul seperti itu. Islam mendorong umatnya untuk melihat hal ini secara rasional dan ilmiah.

 

Mitos atau Fakta Rumah Tusuk Sate Menjadi Pembawa Sial?

Nah, itulah pembahasan tentang rumah tusuk sate. Terlepas dari mitos yang bertebaran, semua desain rumah pasti memiliki pro dan kontranya, tidak terkecuali untuk rumah tusuk sate. Kesimpulannya adalah itu semua tergantung pada diri Anda sendiri. Jika Anda adalah seseorang yang tidak terlalu percaya dengan mitos, maka tidak ada salahnya rumah tusuk sate ini menjadi pilihan yang tepat untuk anda. Jadi menurut anda, apakah rumah tusuk sate memang benar-benar bisa membawa nasib buruk? Apakah itu mitos atau fakta?

Yuk.. Konsultasikan Kebutuhan Property Anda bersama DIGITAS CORP. Kontraktor Syariah dan Developer Property Syariah. Silahkan kunjungi kami di digitascorp.co.id atau langsung saja hubungi kami di 6282173754406 akan kami bantu semua yang anda butuhkan.